Jumaat, 31 Disember 2010

SELAMAT TAHUN BARU 2011

SELAMAT TAHUN BARU 2011
SEMOGA TAHUN BARU INI AKAN LEBIH BERMAKNA DALAM SEGALA HAL






Isnin, 27 Disember 2010

7 WONDERFUL QUALITIES OF A LEADER



http://www.iluvislam.com

Oxford Advanced Learner's Dictionary, New 8th edition (2010), defines leader as a person who leads a group of people, especially the head of a country, an organization, etc.

To be a wonderful leader, one should possess combinations of some of the following qualities:

1) Leaders Have Good Communication Skills

Leaders are good communicators. They leave no doubt about the meaning of their message. That's what Stan Toler (2002) wrote in his book "Minute Motivators for Leaders". He added that communication process is not complete until the audience has both listened and understood the delivered message.

Bob Adams (2001) in his book "The Everything Leadership Book" said that effective communication skills are integral to any working partnership / team or personal relationship. Therefore, according to him, it is safe to say that good communication skills are one of the building blocks of being an effective leader.

2) Leaders Are People with Courage

Courage is largely habit and self-confidence. It is a valuable commodity on the battlefield or in the board room. Alan Axelrod (1999) mentioned this in his book "Patton on Leadership". According to him, General George S. Patton, Jr., one of the most decorated American heroes during World War II, believed that courage could be learned – acquired through practice.

According to Marshall Loeb and Stephen Kindel (1999) in their book "Leadership for Dummies", leaders learn how to suck up their courage, trust their instincts, and move ahead into the unknown, even when they're just as scared as their followers.

3) Leaders Pay Attention to Details

During World War II, in commanding the U.S. Third Army, General Patton understood that wet socks lead to trenchfoot and other conditions that keep a man from marching, wrote Axelrod (1999). Socks are a small and lowly item, but Patton realized that on dry socks (and healthy feet), the efficiency of his army depended.

On the other hand, lack of attention to details can result in tragedy. According to Seth Godin (1995) in his book "Wisdom, Inc.", the space shuttle Challenger exploded because a fifteen-cent rubber part did not function in unusually cold weather. Several brilliant scientists (and astronauts) were killed because this one tiny detail was overlooked.

Napoleon Hill (1937) in his book "Think and Grow Rich" mentioned about the mastery of detail, which was one of the 11 important factors of leadership. According to him, successful leadership calls for mastery of the details of the leader's position.

4) Leaders are Problem Solvers

"You can measure a leader by the problems he tackles. He always looks for ones his own size", wrote by John C. Maxwell (1999) in his book "The 21 Indispensable Qualities of a Leader".

Every workplace will have some conflict, no matter how great the leadership team may be. Leaders need to identify conflict as early as possible and determine what kind of conflict is involved and its underlying causes. These remarks were written by Bob Adams (2001) in his book "The Everything Leadership Book".

5) Leaders Build Relationships

Building relationships based on trust was one of the topics covered by Ian Lawson (2001) in his book "Leadership". According to him, there are seven key behaviours / attributes in this area:

•Not putting self-interest before the interests of your staff,
•Keeping promises and doing what you say you will do,
•Being in touch with and sensitive to other people's feelings,
•Being calm in a crisis and when under pressure,
•Being honest and truthful,
•Not taking personal credit for other people's work, and
•Always being fair.
6) The Leader as Team-Builder

Ismail Noor (2002) wrote his book "Prophet Muhammad's Leadership" that the Prophet Muhammad s.a.w. is acknowledged as an exemplary team leader who knew how to get the best out of his principal lieutenants by understanding the true value of the human resource factor.

According to him, effective team-working stems from people complementing, rather than, rivalling, each other or merely co-existing alongside one another.

The leading members of the Majlis Syura or the Consultative Council during the time of the Prophet's governance were Abu Bakar As-Siddiq, Umar Al-Khattab, Uthman Al-Affan, Ali bin Abi Talib, Zaid bin Thabit Al-Ansari, Abd. Rahman bin 'Auf, Salmaan Al-Farsi, and 'Ubayy bin Ka'b.

7) The Leader as Visionary

In her book "Leadership Skills for Managers", Marlene Caroselli (2001) stated that for leaders to effect positive change, they must have a picture of what the improvement will look like. That improvement, on a small or grand scale, is called a vision.

According to Ros Jay (2004), vision is the ability to develop the future strategy of the business. In her book "The Successful Candidate", she wrote: "vision implies that not only can you see ahead and respond well in advance, but that you can also be pro-active, setting the trend yourself and setting how the business will look in several years' time.

"Wonderful leaders are comparable to eagles. They fly higher but not in flocks, like most birds".


Sabtu, 25 Disember 2010

KELAPA MUDA OH KELAPA MUDA




Minum air kelapa muda ni Kak_Jah dah biasa sangat. Dengan kata lain minuman kegemaranlah katakan. Pergi ke mana-mana pun pasti air kelapa muda pilihan Kak_Jah. Kalau tak ada yang fresh, yang telah diproses dalam tin pun dah cukup.
Tapi kali nilah Kak_Jah minum air kepala muda yang paling mahal! SG4.50!

Sebelum ni air kelapa muda yang penah Kak_Jah minum sekitar RB1.50 je.


Rabu, 24 November 2010

HIKMAH DI BALIK MUSIBAH





Apabila mengenangkan kejadian kecurian kejam tempoh hari, hati terasa sakit betul terhadap pencuri-pencuri yang memecah masuk rumah dan membawa lari barang-barang kesayangan Kak_Jah. Tapi apabila memikirkan bahawa kejadian tersebut hanyalah sebahagian kecil daripada cubaan Allah SAW dalam hidup ini, hati mulalah muhasabah diri. Dalam usaha muhasabah diri, petikan berikut ini sangat membantu (dipetik dari laman web http://www.akhmadtefur.com )

HIKMAH MUSIBAH
1. Meningkatkan kesadaran“Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Rasul-Rasul kepada umat-umat sebelummu, kemudian Kami timpa mereka dengan kesengsaraan dan kemelaratan, supaya mereka bermohon (kepada Allah) dengan tunduk dan merendahkan diri.” (QS.Al-An’am : 42)
Jadikanlah momen ini sebagai tonggak peningkatan iman setinggi-tingginya.

2 . Menaikkan derajat di sisi Allah“Dan sungguh akan Kami berikan ujian kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar” (QS Al Baqarah 155).

Kenaikan derajat tentu saja bagi orang yang lulus ujian. Agar lulus, maka ujian harus dihadapi dengan sabar. Orang yang sabar adalah orang yang pada saat ditimpa musibah meyakini dengan sepenuhnya bahwa dia tidak merasa memiliki apa-apa, karena semuanya milik Allah dan akan kembali kepada Allah (QS Albaqaah : 156). Dengan sabar ini, maka timbullah keikhlasan dan optimisme.

3. Menghilangkan dosa“Tidaklah seorang muslim ditimpa keletihan, penyakit, kesusahan, kesedihan, gangguan, kegundah gulanaan hingga duri yang menusuknya melainkan Allah akan menghapuskan sebagian dari kesalahan-kesalahannya (HR Bukhari).

4. Mendatangkan pahala


5. Mendapat ganti dari Allah dengan yang lebih baikDari Umu Salamah, Rasul SAW, bersabda : “Tiada orang yang ditimpa musibah lalu mengucapkan kalimat (lihat di bawah), pasti Allah memberi pahala dalam musibah itu dan memberi ganti untuknya yang lebih baik dari pada yang telah lenyap. Dan sewaktu Abu Salamah meninggal, lalu kuucapkan kalimat itu, maka Allah memberi ganti bagiku yang melebihi dia, yaitu Rasul SAW.” (HR. Muslim)
Inilah doanya: INNAA LILLAAHI WA INNAA ILAIHI ROOJI’UUN. LLOOHUMMA- JURNII FII MUSHIIBATII,WA AHLIFLII KHOIRAN MINHAA. (Sesungguhnya kami semua dijadikan Allah, dan kepada-Nyalah kami akan kembali. Ya Allah berilah kami pahala dalam menghadapi penderitaan (musibah) ini, dan berikan kami pengganti yang baik dan melebihinya).

6. Meningkatkan peluang menuju syurga“Syurga itu dikelilingi dengan hal-hal yang tidak disukai dan Neraka itu dikelilingi dengan berbagai macam syahwat” (HR Bukhari – Muslim).
Allah berfirman dalam sebuah hadist qudsi: “Tidaklah ada suatu balasan yang lebih pantas di sisiKu bagi hambaKu yang beriman, jika Aku telah mencabut nyawa kesayangannya dari penduduk dunia kemudian dia bersabar atas kehilangan orang kesayanagnnya itu, melainkan surga” (HR Bukhari).


Isnin, 8 November 2010

KEJAMNYA SI PENCURI


Kecurian!

Istilah yang paling tak disukai ramai. Kalaupun ada yang suka, hanya pencuri saja yang menyukainya....sesuai dengan professi mereka (kecuali pencuri hati). Sesiapa saja yang mempunyai professi pencuri, mereka ini bolehlah dikategorikan golongan yang pintar dan nekad.

Apa tidaknya, mereka tahu bagaimana cara nak masuk rumah orang walaupun semua pintu dan jendela dah dikunci dan dipasang pagar besi (golongan bukan pencuri tak kan terfikir nak buat semua ni). Mereka juga nekad walaupun mereka tahu apa balasan yang bakal mereka terima akibat perbuatan mereka itu (baik di dunia ini ataupun di akhirat nanti).

Bagi mangsa kecurian pula, agak mustahil untuk mereka tersenyum lebar apabila harta benda mereka dicuri sesuka hati. Setabah manapun mereka menerima kejadian tersebut, pasti terselit juga perasaan marah di hati mereka (marah kepada pencuri). Apa tidaknya, kita yang susah-susah kerja cari duit tuk beli benda-benda yang diperlukan mereka pula yang senang-senang kebas tanpa belas kasihan.

Kejam betul perbuatan kamu wahai pencuri!
Dahlah semua laptop, handphones, digital camera dan benda-benda elektronik yang lain dengan full pakagenya kamu kebas, kertas kerja dan wang asing yang tak laku di kedai sini pun kamu sapu sekali. Terpaksalah buat semula kertas kerja tu. Tapi..... dah semua laptop kat rumah ni kamu curi, naik taip pakai apa? Nak refer soft copy kertas kerja tu? Niiii lagi tak mungkin! Harddisk tempat simpan file tu pun dah selamat kamu bawa belayar!

Tak berhati perut langsung pencuri-penduri tu!
Tak pa.......sekarang ni bersukarialah kamu dengan benda-benda yang kamu curi tu.
Allah pasti akan membalas perbuatan kamu!
Bersedia-sedialah kamu!








Isnin, 25 Oktober 2010

KELEBIHAN WANITA



1. Seorang wanita solehah adalah lebih baik daripada 70 orang wali.

2. Seorang wanita solehah adalah lebih baik daripada 70 lelaki soleh

3. Seorang wanita yang jahat adalah lebih buruk daripada 1,000 lelaki yang jahat

4. 2 rakaat solat dari wanita yang hamil adalah lebih baik daripada 80 rakaat solat wanita yang tidak hamil

5. Wanita yang memberi minum susu badan kepada anaknya akan dapat satu pahala daripada tiap-tiap titik susu yang diberikannya

6. Wanita yang melayan dengan baik suami yang pulang ke rumah dalam keadaan letih akan mendapat pahala jihad

7. Wanita yang habiskan malamnya dengan tidur yang tidak selesa kerana menjaga anaknya yang sakit akan mendapat pahala seperti membebaskan 20 orang hamba

8. Wanita yang melihat suaminya dengan kasih sayang dan suami yang melihat isterinya dengan kasih sayang akan dipandang Allah dengan penuh rahmat

9. Wanita yang menyebabkan suaminya keluar dan berjuang ke jalan Allah dan kemudian menjaga adab rumahtangganya akan masuk syurga 500 tahun lebih awal daripada suaminya, akan menjadi ketua 70,000 maalaikat. dan bidadari dan wanita itu akan dimandikan di dalam syurga, dan menunggu suaminya dengan menunggang kuda yang dibuat daripada yakut

10. Wanita yang tidak cukup tidur pada malam hari kerana menjaga anak yang sakit akan diampunkan oleh Allah akan seluruh dosanya dan bila dia hiburkan hati anaknya Allah memberi 12 tahun pahala ibadat

11. Wanita yang memerah susu binatang dengan "bismillah" akan didoakan oleh binatang itu dengan doa keberkatan

12. Wanita yang menguli tepung gandum dengan "bismillah", Allah akan berkatkan rezekinya

13. Wanita yang menyapu lantai dengan berzikir akan mendapat pahala seperti meyapu lantai di Baitullah

14. Wanita yang menjaga solat, puasa dan taat pada suami, Allah akan mengizinkannya untuk memasuki syurga dari mana-mana pintu yang dia suka

15. Wanita yang hamil akan dapat pahala berpuasa pada siang hari

16. Wanita yang hamil akan dapat pahala beribadat pada malam hari 17. Wanita yang bersalin akan mendapat pahala 70 tahun solat dan puasa dan setiap kesakitan pada satu uratnya Allah mengurniakan satu pahala haji

18. Sekiranya wanita mati dalam masa 40 hari selepas bersalin, dia akan dikira sebagai mati syahid

19. Jika wanita melayan suami tanpa khianat akan mendapat pahala 12 tahun solat

20. Jika wanita menyusui anaknya sampai cukup tempoh (2 1/2 tahun), maka maalaikat-maalaikat di langit akan khabarkan berita bahawa syurga wajib baginya

21. Jika wanita memberi susu badannya kepada anaknya yang menangis, Allah akan memberi pahala satu tahun solat dan puasa

22. Jika wanita memicit suami tanpa disuruh akan mendapat pahala 7 tola emas dan jika wanita memicit suami bila disuruh akan mendapat pahala tola perak

23. Wanita yang meniggal dunia dengan keredhaan suaminya akan memasuki syurga

24. Semua orang akan dipanggil untuk melihat wajah Allah di akhirat, tetapi Allah akan datang sendiri kepada wanita yang memberati auratnya iaitu memakai purdah di dunia ini dengan istiqamah



Dipetik daripada Bayan Mastura Oleh Syed Ahmad Khan; Januari 1992



Ahad, 24 Oktober 2010

TIPS BANGUN SUBUH



Dipetik dari http://www.iluvislam.com

Ramai di kalangan kita yang mengalami kesukaran untuk bangun awal pagi dan mendirikan solat Subuh di awal waktu.

Masalah ini terjadi atas beberapa sebab; antaranya ia telah menjadi tabiat, tidur lewat dan perasaan malas.

Berikut adalah beberapa panduan atau tips yang boleh dicuba oleh kita bagi mengatasi masalah ini :

1. Tidur awal; sekitar 10 atau 11 malam supaya tidur anda mencukupi.

2. Ambil wuduk sebelum tidur.

3. Tanam azam di dalam diri untuk bangun awal.

4. Baca surah Al-Mulk, tiga Qul dan doa sebelum tidur.

5. Pasangkan niat; 'Aku nak bangun pukul sekian kerana Allah.'

6. Maafkan semua orang sebelum tidur.

7. Elakkan makan makanan berat sebelum tidur.

8. Elak diri dari melakukan maksiat sebelum tidur.

9. Gunakan jam loceng atau alarm di telefon bimbit untuk membantu anda. Pastikan ia berkualiti.

10. Minta tolong orang lain seperti ibu atau rakan untuk mengejutkan anda. Mungkin minta mereka simbahkan air atau urut ibu jari anda sekiranya masih sukar untuk bangun!

Panduan di atas memerlukan sedikit latihan. Namun insyaAllah, Allah pasti tolong kita sekiranya kita MAHU.



Jumaat, 22 Oktober 2010

PRINSIP ASAS MELAWAN HAWA NAFSU



Dipetik dari http://www.iluvislam.com

Prinsip Asas Dalam Melawan Hawa Nafsu

Berikut tiga prinsip asas kaedah melawan nafsu. Tiga kaedah ini telah digariskan oleh ulama pakar dalam meneliti perjalanan hati dan nafsu manusia. Dalam kitab Minhajul Abidin misalnya, Imam Ghazali telah menggariskan tiga prinsip asas berikut:

1. Menahan atau menyekat sumber kekuatannya.

Nafsu yang diumpamakan kuda yang liar itu boleh dijinakkan dengan syarat ditahan sumber yang memberikannya tenaga. Jadi, nafsu boleh dikawal dengan menahan makan (berpuasa).

Oleh sebab itulah dalam Islam kita diwajibkan berpuasa sebulan dalam setahun. Dan digalakkan juga berpuasa sunat hari-hari tertentu. Malah mereka yang belum mampu berkahwin, nabi Muhammad s.a.w. menganjurkan mereka menjinakkan nafsu seks dengan berpuasa.

Selain menahan perut daripada banyak makan, ada lagi beberapa sumber kekuatan nafsu yang perlu disekat. Antaranya, menahan pandangan (mata) daripada yang haram, telinga daripada mendengar sesuatu yang berdosa, mulut daripada berkata-kata yang dilarang, hati daripada sifat-sifat mazmumah dan lain-lain.

Semua ini perlu diketahui dengan cara belajar. Ilmu yang berkaitan dengan menjaga pancaindera inilah yang dimaksudkan dalam ilmu tasawuf sebagai akhlak. Hukum mempelajarinya, fardhu ain bagi setiap mukhallaf.

2. Membebankan nafsu itu dengan ibadah.

Setelah nafsu yang diumpamakan sebagai kuda liar itu disekat sumber kekuatannya, langkah seterusnya ialah dengan dibebankan ibadah tertentu terutamanya ibadah khusus yang berbentuk fardhu dan sunat.

Solat terutamanya, sangat diperlukan dalam kaedah ini semata-mata untuk 'menyeksa' nafsu. Bukan sahaja solat lima waktu tetapi solat malam (qiamulalil) sangat berkesan untuk menundukan hawa nafsu.

Begitu juga dengan zikrullah yang lain seperti membaca al-Quran serta wirid-wirid tertentu (yakni yang bersumberkan al-Quran, hadis-hadis sahih dengan tunjuk ajar dan didikan syeikh atau guru yang benar serta mendapat petunjuk (mursyid).

Begitu juga dengan amalan sedekah, kerja-kerja amal, mengajar, belajar dan lain-lain amal kebajikan. Pokok pangkalnya, bebankanlah nafsu kita dengan ibadah hingga ia merasa letih untuk melakukan kejahatan.

Ingatlah nafsu itu tidak pernah puas dan kehendanya tidak terbatas, maka ibadah yang dapat menundukkannya hendaknya begitu juga. Jangan terbatas dan jangan dibatasi oleh rasa puas.

3. Berdoa minta bantuan Allah untuk menewaskannya.

Usaha menentang hawa nafsu hendaklah dimulakan, diiringi dan disudahi dengan berdoa kepada Allah.

Nafsu itu makhluk Allah, maka Allah sahaja yang mampu memudahkan diri manusia untuk menguasai dirinya sendiri (nafsu).

Bahkan, usaha awal kita untuk memperbaiki diri perlulah dimulai dengan membentuk komunikasi dan interaksi yang harmoni dengan Ilahi.

Hubungan ini dibentuk melalui doa. Jika Allah permudahkan, jalan mujahadah yang payah akan menjadi mudah. Bantuan Allah inilah yang sangat kita dambakan. Malah inilah pesan Rasululllah s.a.w. kepada Muaz bin Jabal dengan katanya:

"Wahai Muaz, aku sangat cinta kepadamu. Maka selepas kau mengerjakan solat jangan sekali-kali kau lupa berdoa kepada Allah dengan doa ini:

"Ya Allah, bantulah aku mengingati-Mu, bantulah aku mensyukuri nikmat-Mu dan bantulah aku untuk mmperbaiki ibadah kepada-Mu."

Banyak lagi doa-doa yang dianjurkan oleh Rasulullah s.a.w. dalam bermujahadah melawan hawa nafsu ini. Antara doanya itu ialah:

"Ya Allah ya Tuhanku, berilah aku taqwa, dan bersihkanlah diriku. Sesungguhnya Engkaulah sebaik-baik yang membersihkan. Engkaulah pelindungku dan pemimpinku."


Selasa, 19 Oktober 2010

DOA MELEMBUTKAN HATI ANAK-ANAK



Baca 3 kali dan hembus ke telinga anak..Selamat mencuba.


Isnin, 18 Oktober 2010

DI MANAKAH CANTIKNYA SEORANG WANITA


Dipetik dari http://www.iluvislam.com

Mungkin pada sepasang matanya yang hening yang selalu menjeling tajam atau yang kadang kala malu-malu memberikan kerlingan manja.

Boleh jadi pada bibirnya yang tak jemu-jemu menyerlahkan senyuman manis, atau yang sekali-sekala memberikan kucupan mesra di dahi umi juga, ayah, suami dan pipi munggil anak-anak.

Atau mungkin juga pada hilai tawanya yang gemersik dan suara manjanya yang boleh melembut sekaligus melembutkan perasaan.

Sejuta perkataan belum cukup untuk menceritakan kecantikan perempuan. Sejuta malah berjuta-juta kali ganda perkataan pun masih belum cukup untuk mendefinisikan tentang keindahan perempuan.

Kitalah perempuan itu. Panjatkan kesyukuran kehadrat Tuhan kerana menjadikan kita perempuan dan memberikan keindahan-keindahan itu.

Namun, betapa pun dijaga, dipelihara, dibelai dan ditatap di hadapan cermin saban waktu, tiba masanya segalanya akan pergi jua. Wajah akan suram, mata akan kelam.

Satu sahaja yang tidak akan dimamah usia, sifat keperempuanan yang dipupuk dengan iman dan ibadah.

Anda ingin lebih cantik dan menarik?

# Jadikanlah Ghadhdul Bashar (menundukkan pandangan) sebagai "hiasan mata" anda, nescaya akan semakin bening dan jernih.

# Oleskan "lipstik kejujuran" pada bibir anda, nescaya akan semakin manis.

# Gunakanlah "pemerah pipi" anda dengan kosmetik yang terbuat dari rasa malu yang dibuat dari salon Iman.

# Pakailah "sabun istighfar" yang menghilangkan semua dosa dan kesalahan yang anda lakukan.

# Rawatlah rambut anda dengan "selendang islami" yang akan menghilangkan kelemumur pandangan lelaki.

# Hiasilah kedua tangan anda dengan gelang tawadhu' dan jari-jari anda dengan cincin ukhuwwah.

# Sebaik-baiknya kalung anda adalah kalung "kesucian."

# Bedaklah wajah anda dengan "air wudhu."



<

Jumaat, 15 Oktober 2010

AIR KOSONG PENAWAR PELBAGAI PENYAKIT




Kajian para saintis mendapati amalan minum air sebaik bangun dari tidur setiap pagi mempunyai banyak manfaat.

Japanese Medical Society misalnya berjaya membuktikan dalam kes-kes tertentu, amalan ini mampu memulihkan penyakit termasuk yang serius.

Diantara penyakit yang termasuk dalam penyelidikan persatuan perubatan di negara matahari terbit itu ialah sakit kepala, sakit-sakit badan, sistem jantung, artritis, degupan jantung yang pantas, epilepsi, lemak berlebihan, bronkitis, tibi, meningitis, buah pinggang dan jangkitan pada air kencing.

Bagaimanapun amalan minum air kosong sebaik jaga dari tidur ini perlu mengikut beberapa peraturan untuk memastikan keberkesanannya.

Minum empat gelas air (160 ml) sebaik jaga dari tidur setiap pagi dan sebelum memberus gigi.
Berus gigi dan bersihkan mulut tetapi jangan makan atau minum apa-apa untuk 45 minit.
Selepas 45 minit anda boleh makan dan minum seperti biasa.
Selepas 15 minit mengambil sarapan, makan tengahari dan makan malam jangan makan atau minum untuk tempoh dua jam.
Bagi pesakit yang lanjut usia dan tidak larat minum empat gelas air sekali gus diperingkat permulaan, mereka boleh memulakan kaedah rawatan ini dengan meminum air secara berperingkat sehingga mampu mencapai empat gelas sehari.
Kaedah rawatan dipercayai mampu merawat pelbagai penyakit dalam tempoh tertentu:

1.Tekanan darah tinggi - 30 hari
2.Gastrik - 10 hari
3.Diabetes - 30 hari
4.Sembelit - 10 hari
5.Kanser - 180 hari
6.Tibi - 90 hari.
Pesakit artritis hanya perlu mengikuti rawatan tersebut untuk tiga hari. Rawatan ini tidak mempunyai sebarang kesan sampingan kecuali diperingkat awal pesakit mungkin kerap buang air kecil. - http://www.iluvislam.com/



SELAMAT MENCUBA

Selasa, 12 Oktober 2010

PETUA PEMUDAH ANAK BELAJAR




Amalan ini amat sesuai dilakukan oleh kedua-dua ibu bapa.

1. Setiap pagi sebelum pergi ke sekolah berdiri belakang anak,& kedua2 (anak & ibu atau bapa) menghadap kiblat. Letakkan kedua2 telapak tangan ibu/ayah yg dirapatkan atas kepala anak tanpa sentuh kepala lebih kurang 1 inci dari rambut... lepastu bacakan al Fatihah & Alam-nash-rah ingga habis.pastu niat dalam hati mohon pada Allah "Ya Allah pemudahkanlah anak aku ini untuk belajar dan diterangkan ati & ditetapkan iman & lain2 doa yg nak dihajatkan"
lepas itu kucup dahi anak & pergi le kesekolah.

2. Jangan malu untuk kucup dahi anak setiap pagi walaupun nak dah besar..ini akan membuatkan anak-anak akan rasa dihargai.

3. Jangan gunakan tapak tangan untuk menampar anak-anak. Tapak tangan mengandungia aura tertentu dan gunakanlah ia untuk kebaikan.

4. Tanamkan semangat untuk belajar kepada anak-anak setiap hari. Anda akan lihat kesannya…kalau tak dapat setiap hari, 2 hari sekali, seminggu sekali…JANGAN TAK BUAT LANGSUNG..Buat semasa anak2 nak pergi sekolah atau sebelum tidur atau bila2 masa teringat...Insyaallah anak akan dengar cakap ibu ayah dan terang hati..

* Sebagai ibu bapa dan pendidik jika ada kelapangan marilah sama-sama mencuba petua ini dan semoga diberkati Allah. Sama-samalah melahirkan insan yang kamil pada masa akan datang. kitalah yang membentuk dan mencorak hala tuju mereka. Tinggalkan amalan-amalan asuhan kurang baik ibu bapa kita semasa membentuk kita dan ubahlah ke arah corak mendidik yang lebih baik daripada ibu bapa, dan zaman sebelum kita. Agama kita pun mengesa agar kita mendidik mengikut peredaran zaman. kepincangan ibu bapa mendidik (tak cukup ajar) akan melahirkan manusia cerdik akalnya tapi busuk hatinya, sahsiah yang runtuh.



Jumaat, 8 Oktober 2010

AYUH RENOVATE! RENEW HATI KITA!



"Sesungguhnya dalam diri manusia itu ada seketul daging. Jika daging itu baik, maka baiklah seluruh anggota badannya tetapi seandainya daging itu rosak dan kotor, maka kotor dan rosaklah seluruh anggota badannya. Daging yang dimaksudkan ini adalah hati." - Hadis riwayat Bukhari dan Muslim daripada Nu'man bin Basyir

Bagaimana kita nak membersihkan hati dan membuang sikap-sikap negatif di dalam diri kita secara perlahan-lahan?

Berikut adalah 8 tips mudah yang diperolehi dari laman-web iluvislam:

1. Bersyukur dengan kurniaan Tuhan
2. Beribadat dengan benar dan seikhlas hati
3. Berakhlak baik
4. Menimba ilmu tanpa henti
5. Bekerja keras cara bijak
6. Bersederhana dalam hidup
7. Ringan tangan membantu sesiapa sahaja
8. Memaafkan orang lain



Rabu, 6 Oktober 2010

PETUA AWET MUDA


Dipetik dari http://www.iluvislam.com

1. Urutkan wajah anda dengan air dari bawah dagu hingga ke atas dahi diiringi selawat ke atas Nabi 3 kali.Gunakan jari telunjuk kedua-dua belah tangan dan letakkan di bawah dagu. Pusingkan jari anda ke pipi,pipi ke hidung dan seterusnya ke bahagian dahi. Lakukan setiap pagi disusuli dengan meminum air suam sebelum mengambil sarapan pagi. Perlu diingat, jangan sekali mengurut wajah anda dari atas ke bawah kerana ia akan mempercepatkan proses kedutan.

2. Sejurus bangun pagi baca doa, amalkan petua ini sebelum mandi dan gosok gigi. Masukkan air dalam mulut selama 10 saat dan selawat 3 kali dalam hati. Kemudian, baru diteguk. Air liur pada awal pagi mengandungi enzim yang boleh menjadi penawar, kemudian barulah menggosok gigi.

3. Baca ayat 35 hingga 38 surah Al-Waqiah setiap kali mandi untuk curahan pertama, mulakan dari kepala.

4. Setelah solat subuh, bacalah surah Yusuf kemudian minum tiga teguk air suam. Mudah-mudahan wajah kelihatan berseri dan awet muda.

5. Setelah itu lakukan senaman ringan. Hirup udara segar dari luar dan jalan tanpa memakai kasut di halaman yang berumput. Geselkan kaki di atas rumput yang masih berembun.

6. Amalkan memotong kuku atau rambut pada hari-hari baik iaitu Isnin, Khamis dan Jumaat. Mulakan dari telunjuk kanan sehingga kelingking jari kanan, seterusnya kelingking jari kiri ke ibu jari kiri dan diakhiri dengan ibu jari kanan. Amalkan menanam kuku dan rambut yang dipotong atau gugur mudah-mudahan mendapat berkat di dunia dan akhirat.

7. Semasa berdandan pada waktu pagi baca selawat di kedua-dua telapak tangan dan rautkan ke muka beserta niat dalam hati supa diindahkan wajah seperti wajah Nabi Yusuf AS. Amalkan setiap pagi.

8. Ketika makan, janganlah disulam dengan minum air. Minumlah setelah setengah jam selepas makan.

9. Rajin-rajinlah membaca Al-Quran dengan niat ikhlas kerana Allah. Amalkan solat tahajud.

10. Sentiasa tenang dan bersikap positif.

11. Mulakan sesuatu urusan dengan nawaitu yang baik dan niat kerana Allah.

12. Maafkan semua orang sebelum tidur.



Isnin, 4 Oktober 2010

DEMAM PSR

Musim peperiksaan PSR (Penilaian Sekolah Rendah) telah mula hari ni.
Di sekolah, guru-guru nampak gelisah saja.
Penjaga pula sering kedengaran mengatakan mereka tak lena tidur.
Tapi ........
Murid-murid nampak cool saja menunggu hari peperiksaan mereka tiba.
Namanya juga budak-budak .....






Mudahan-mudahan kalian semua berjaya dalam peperiksaan kali ni dan mendapat keputusan yang cemerlang.
Amin.

Sabtu, 25 September 2010

ANGGEREK HUTAN

Kemunculan mu sangat-sangat dinantikan ...
Cantik!
Harum!
Semua tertarik dan memujimu ......
Walaupun kau hanyalah anggerek hutan!








Jumaat, 17 September 2010

NOSTALGIA SYAWAL 1429H

Syawal datang...Sawal pergi dan ......Syawal datang lagi.
Kenangan Syawal 1429 /Oktober 2008 kembali lagi.
Hati siapa yang tak hiba apabila terpaksa meninggalkan keluarga tersayang pada malam terakhir Ramadhan (jam 1 pagi). Tapi demi tugas arahan terpaksa juga dipatuhi. Untung juga malam tu anak bulan Syawal tak nampak. Kalau nampak alamatnya tambah haru lagi meninggalkan keluarga di malam takbir raya. Sebaik sahaja memasukki balai berlepas, mood raya terus hilang walaupun tempat yang akan dituju akan menyambut hari raya sebaik saja kami sampai di sana. Setelah 7 jam penerbangan, kami berhenti sebentar di Perth untuk tukar pesawat. Sebelah petang perjalanan disambung semula menunju ke Canberra, Australia. Kira-kira jam 8 malam barulah sampai ke destinasi. Yang terbayang di mata ketika tu hanyanya bayangan keluarga yang ditinggalkan.



Kak_Jah terpaksa menghadiri Early Childhood Australia Biennial Conference di Canberra, Australia selama 8 hari.


National Convention Centre tempat seminar diadakan. Syukur juga bangunan ni bersebelahan tempat tinggal (Crown Plaza Hotel).


Crown Plaza Hotel

Di sinilah dapur kami selama 8 hari (Restaurant Ali Baba). Chips dan ayam panggang menjadi menu utama setiap kali makan tengah hari dan makan petang. Bayangkanlah selama seminggu makan benda tu tiap hari...apabila kembali ke tanah air jangankan nak tengok benda-benda tu, nak sebut namanya pun kak_Jah dah tak larat.

Dalam kesibukan menghadiri seminar, sempat juga merakam gambar untuk kenang-kenangan. Dan......yang paling tak lupa selesai seminar .....berangan membayangkan keluarga yang ditinggalkan dan juga.......kuih-kuih raya yang belum sempat dimakan.

Inilah kali pertama Kak_Jah berhari raya di perantauan..dan akan kekal dalam kenangan.




Selasa, 14 September 2010

SEMANGAT RAYA


Raya tahun ni ada perbezaan sikit dari Raya tahun-tahun lepas.
Raya pertama jalan raya depan rumah ni masih licin...
Raya kedua ....barisan kereta menunggu giliran menyeberang sempadan dah mula kelihatan tapi taklah panjang sangat...
Raya ketiga.....MASYAALLAH.....jumlah kereta yang berbaris berlipat ganda dari semalam..... lebih 2KM panjangnya! dari pagi hingga lebih jam 10 malam. Kita kat rumah ni jadi penghuni setia ... tak berani nak pgi mana-mana sebab susah nak minta laluan tuk keluar ke jalan raya utama. Last-last kita jadi penonton tanpa tiket mengikuti perkembangan barisan kereta depan ruman dan ada kalanya jadi pelapor tanpa bayaran jika ada kawan2 yang memerlukan info semasa (kawan2 yang berhajat nak ikut serta menyeberang sempadan tuk pergi ke bandar). Sebelah malam pemandangan menjadi lebih menarik daripada malam-malam sebelumnya....tak ubah seperti perarakan kereta yang dilengkapi dengan lampu cucul! Paling kasian ..pekerja feri...mereka terpaksa bekerja dari jam 6 pagi hingga lewat tengah malam!
Raya keempat ...jumlah kereta sunyi sikit.
Kemarin .....Raya kelima ....pemandangan raya ketiga berulang lagi!

INILAH SEMANGAT RAYA TAHUN NI


HARAP2 SEMUA SELAMAT SAMPAI KE DESTINASI MASING-MASING. AMIN!



Jumaat, 10 September 2010

PUASA ENAM SYAWAL



Dipetik dari laman-web http://www.iluvislam.com

Rasulullah SAW bersabda (yang bermaksud) : Barang siapa yang berpuasa di bulan Ramadhan dan meneruskannya dengan enam hari di bulan Syawal, maka (pahalanya) seolah-olah berpuasa selama setahun. (Hadis riwayat Muslim).

Hadis ini menjadi hujah kepada para ulama khususnya dan umat Islam seluruhnya untuk mengamalkan puasa sebanyak enam hari di bulan Syawal selepas berjaya menempuhi bulan Ramadhan dengan berpuasa sebulan penuh.

Hikmah Dari Segi Kesihatan

Sebenarnya puasa enam hari ini mempunyai beberapa hikmah yang tertentu dari sudut kesihatan manusia itu sendiri. Puasa selama sebulan penuh di bulan Ramadhan antaranya menyebabkan sistem pencernaan di dalam badan berehat seketika di waktu siang selama sebulan.

Kedatangan bulan Syawal pula menyebabkan seolah-olah ia mengalami kejutan dengan diberikan tugas mencerna pelbagai makanan pada hari raya dan hari-hari selepasnya, apatah pula amalan masyarakat kita suka mengadakan kenduri pada musim-musim perayaan. Pada hari raya, ia mencerna pelbagai jenis makanan bermula dari ketupat rendang sehinggalah kepada nasi minyak.

Oleh kerana itulah, puasa enam ini memberikan ruang kembali kepada sistem pencernaan badan untuk berehat dan bertugas secara beransur-ansur untuk kebaikan jasmani manusia itu sendiri.

Konsisten

Selain dari itu, sebagai manusia yang menjadi hamba kepada Allah SWT, alangkah baiknya seandainya amalan puasa yang diwajibkan ke atas kita di bulan Ramadhan ini kita teruskan juga di bulan Syawal walaupun sekadar enam hari. Ini seolah-olah menunjukkan bahawa kita tidak melakukan ibadat puasa semata-mata kerana ia menjadi satu kewajipan tetapi kerana rasa diri kita sebagai seorang hamba yang benar-benar bersungguh-sungguh untuk taqarrub kepada tuhannya. Bukankah ibadat puasa ini mengikut hadis sebenarnya mengekang nafsu syahwat?

Puasa Enam dan Puasa Ganti

Persoalan puasa qada dan puasa enam di antara persoalan yang sering timbul sekitar puasa enam ialah adakah harus menggabungkan di antara dua puasa iaitu puasa qadha dan puasa enam hari di bulan Syawal. Adakah diganjari dengan kedua-dua pahala tersebut dengan puasa yang satu?

Syeikh Atiyyah Saqr, mantan Ketua Lajnah Fatwa Al-Azhar ketika ditanya tentang persoalan ini menyatakan bahawa sudah cukup bagi seorang yang ingin melakukan puasa qada dan puasa enam dengan berniat puasa qada di bulan Syawal, dan ia akan diganjari dengan dua ganjaran sekali gus seandainya dia bertujuan demikian dengan syarat dia perlu mendahulukan niat puasa qada terlebih dahulu. Ini adalah kerana puasa qada adalah wajib dan puasa enam adalah sunat.

Kebanyakan ulama Syafi'iyyah berpendapat bahawa ganjaran puasa enam tetap akan diperoleh apabila seseorang berpuasa qada sekalipun ia tidak berniat menggabungkan kedua-duanya, namun pahala yang diperoleh kurang daripada seorang yang berniat kedua-duanya.

Di dalam kitab As-Syarqawi 'Alat Tahrir yang dikarang oleh Syeikh Zakaria Al-Ansori dinyatakan bahawa jika seseorang berpuasa qada yang tertinggal di bulan Ramadhan atau bulan selainnya, atau puasa nazar atau puasa sunat yang lain di bulan Syawal, maka ia akan tetap diganjari dengan pahala puasa enam sekalipun ia tidak berniat bahkan jika ia tidak mengetahui sekalipun tentang puasa enam. Ini adalah kerana ia telah mencapai maksud hadis Rasulullah SAW agar berpuasa di bulan Syawal.

Namun, pahala yang diperoleh tentulah kurang daripada orang yang berniat kedua-duanya sekali.

Beliau mengambil contoh solat tahiyyatul masjid, jika seseorang memasuki masjid dan terus melakukan solat fardu bersama jemaah atau berseorangan, maka dia akan diganjari dengan dua pahala sekali gus iaitu bersama pahala solat tahiyyatul masjid. Ini adalah kerana maksud solat tahiyyatul masjid ialah seseorang bersolat selepas memasuki masjid sebelum ia duduk.

Namun, kebanyakan ulama berpendapat bahawa sekalipun pahala puasa enam bersama puasa qada akan diganjari bersama-sama puasa yang satu, seseorang yang melakukan kedua-duanya secara berasingan tetap akan mendapat kelebihan yang banyak di sisi Allah SWT. Ini adalah kerana sebagai seorang hamba yang tunduk kepada Allah SWT, memperbanyakkan amalan taqarrub dengan memisahkan di antara yang menjadi kewajipan dengan yang menjadi galakan tentulah lebih menunjukkan kesungguhan diri sebagai seorang hamba mencari redha Tuhannya.






Isnin, 23 Ogos 2010

SALAH SIAPA?

Tetiba handphone berbunyi …

“U di mana ni?” pertanyaan dari sebelah sana.

“Kat ofis” Jawap si penerima panggilan pendek.

“U tak hadir meeting ke? kita kat sini sedang meeting ni” Tanya dari sebelah sana lagi.

“Ada meeting ke pagi ni?” Tanya penerima panggilan. Pertanyaan dari sebelah sana langsung tak dijawab sebab si penerima panggilan memang tak tahu langsung tentang meeting yang dimaksudkan. Jangankan makluman secara bertulis, makluman secara lisan pun tak pernah didengarnya dari pegawai atasannya.

“Meeting ni penting… meeting tentang penghakiman pertandingan. Pegawai atasan U tak bagitau ke tentang meeting ni?” jelas sebelah sana.
“Enjoy your meeting” Sahut penerima panggilan dengan ringkas sambil menutup panggilan handphonenya tanpa mengucapkan salam atau terima kasih.

Dalam situasi begini siapakah yang patut disalahkan?

Patutkah si penerima panggilan dipersalahkan kerana tidak menghadiri meeting?

Patutkah si penerima panggilan pergi menghadiri meeting tersebut masa tu juga sedangkan perjalanan ke tempat meeting memakan masa hampir 2 jam lamanya?

Senerio begini hanyalah salah satu daripada pelbagai kerenah hidup yang SEPATUTNYA TIDAK BERLAKU tetapi TELAHPUN BERLAKU.